Sahabat Indonesia Smart seperti yang telah kita bahas sebelumnya bahwa ada tiga jalur untuk masuk perguruan tinggi negeri, jika kamu belum membacanya kamu dapat membacanya disini. Salah satu dari ketiga jalur tersebut adalah SNMPTN. Lalu apa itu SNMPTN?

SNMPTN adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. SNMPTN merupakan salah satu jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia. Perlu kamu ketahui bahwa SNMPTN diselenggarakan oleh Ditjen Dikti, dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 2008.

 

 

Pada awalnya SNMPTN terdiri dari dua jalur yaitu SNMPTN jalur undangan yang melalui nilai rapot dan SNMPTN Tulis melalui ujian tertulis. Akan tetapi pada perkembangannya SNMPTN Tulis kemudian diubah namanya menjadi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau yang sering dikenal dengan SBMPTN. Sementara SNMPTN Undangan berganti nama menjadi SNMPTN (saja tidak pakai undangan) dengan kriteria seleksi penerimaan bedasarkan nilai rapot, nilai ujian nasional dan prestasi akademis. Jadi dapat disimpulkan bahwa SNMPTN merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi yang bedasarkan nilai dan prestasi akademis dari siswa.

Secara umum SNMPTN memiliki tujuan seperti
– Memberikan kesempatan kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA), atau yang sederajat di dalam dan luar negeri (Sekolah Republik Indonesia/SRI) yang memiliki prestasi unggul untuk menempuh pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
– Memberikan peluang kepada PTN untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang mempunyai prestasi akademik tinggi.

Ketentuan umum SNMPTN 2018 yaitu,
– SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/SMK/MA atau sederajat dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta portofolio akademik.
– Sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
– Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), memiliki prestasi unggul, dan rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
– Siswa yang akan mendaftar SNMPTN wajib membaca informasi pada laman PTN yang dipilih tentang ketentuan yang terkait dengan penerimaan mahasiswa baru di PTN tersebut.

Sedangkan perguruan tinggi yang tergabung dalam SNMPTN tahun 2018 berjumlah 85 PTN. Untuk informasi lebih detil tentang penyelenggaraan SNMPTN tahun 2018 kamu dapat mempelajarinya melalui situs resmi SNMPTN 2018 yaitu www.snmptn.ac.id

 

Leave a Comment