Sahabat Indonesia Smart seperti yang telah kita ketahui bahwa ada tiga jalur masuk perguruan tinggi negeri yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas salah satu dari tiga jalur masuk perguruan tinggi negeri yaitu SBMPTN.

SBMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. SBMPTN adalah seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri dengan menggunakan pola ujian tertulis atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan secara nasional. Faktanya SBMPTN terbukti memberikan berbagai keuntungan baik bagi calon mahasiswa, perguruan tinggi dan negara. Sejarah SBMPTN dimulai dari penyelenggaraaan SNMPTN Tulis yang diselenggarakan pada tahun 2008, seiring berjalannya waktu kemudian berubah menjadi SBMPTN pada tahun 2013. Salah satu keuntungan SBMPTN bagi calon mahasiswa adalah seleksi bersama lebih efisien, murah dan fleksisbel dengan adanya mekanisme lintas wilayah. Tujuan diselenggarakannya SBMPTN adalah untuk menyeleksi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesai­kan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu dan memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu PTN lintas wilayah.

SBMPTN 2018 merupakan seleksi yang dilakukan oleh PTN di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Kementerian Agama secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat dengan seleksi berdasarkan hasil UTBC atau UTBK, atau kombinasi hasil ujian tulis dan/atau ujian keterampilan. Pada SBMPTN tahun 2018 terdiri atas Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2016, 2017, dan 2018 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2016, 2017, dan 2018. Pada tahun ini Panitia Pusat akan melakukan peningkatan layanan peserta UTBK. Ujian tulis yang terdiri atas UTBC dan UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik pengembangan tes. Ujian tulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan dasar yang dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek), serta bidang sosial dan humaniora (soshum). Selain mengikuti UTBC atau UTBK, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan (UK).

Untuk informasi lebih lengkap tentang penyelenggaraan SBMPTN 2018 kamu dapat mempelajarinya disitus remsi SBMPTN yaitu, www.sbmptn.ac.id

Leave a Comment